FORUM PENGAJIAN QUR'AN HADITS

"Kami hanya ingin menegakkan nilai-nilai Al-Quran dan Al-Hadits"
cbox

Jumat, 21 November 2014

Ilmuwan NASA ‘Menemukan Terompet Sangkakala Malaikat Israfil’

  • Peristiwa mengerikan yang akan terjadi pertama kali pada
    1. hari kiamat adalah ditiupnya sangkakala (ash-shur) oleh
    2. malaikat Israfil atas perintah Allah.
    3. Makna ash-shur secara etimologi (bahasa) adalah al-qarn
    4. (tanduk). Sedangkan menurut istilah syariat, yang
    5. dimaksud adalah sangkakala yang sangat besar yang
    6. malaikat Israfil telah memasukkannya ke dalam mulutnya
    7. (siap untuk meniupnya), dan dia sedang menunggu kapan
    8. dia diperintahkan untuk meniupnya. (Syarh Lum’atul Itiqad
    9. karya Ibnu Utsaimin, hal. 114)
    10. Makna ini disebutkan dalam hadits shahih dari Abdullah
    11. bin ‘Amr, dia berkata:
    12. Seorang badui bertanya: “Wahai Rasulullah, apa itu ash-
    13. shur?” Rasulullah menjawab: “Tanduk yang akan
    14. ditiup.” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Abu Dawud. Hadits ini
    15. disebutkan dalam Al Jami Ash Shahih 6/113-114, karya
    16. Asy Syaikh Muqbil)
    17. Ilmuwan NASA ‘Menemukan’ Terompet Sangkakala
    18. Malaikat Israfil
    19. Wilkinson Microwave Anisotropy Probe (WMAP) adalah
    20. alat yang merupakan bagian dari program atau misi NASA
    21. untuk melihat Kosmologi (studi tentang sifat alam
    22. semesta) secara keseluruhan. Proyek ini melakukan
    23. observasi terhadap alam semesta untuk menemukan
    24. bentuk sebenarnya dari alam semesta. Sebab prediksi
    25. yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta
    26. berbentuk bulat-bundar atau prediksi lain menyebutkan
    27. bentuknya datar.
    28. Dengan menggunakan WMAP, mereka mendapatkan
    29. sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan, karena
    30. hasil penelitian tersebut menemukan bahwa alam
    31. semesta ini berbentuk seperti terompet.
    32. Pada bagian ujung belakang wilayah ‘terompet’ alam
    33. semesta itu merupakan alam semesta yang tidak bisa
    34. diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana
    35. bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan
    36. alam semesta yang masih mungkin untuk diamati
    37. (observable).
    38. “Dan ditiuplah sangkakala, Maka matilah siapa yang di
    39. langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah.
    40. kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba
    41. mereka berdiri menunggu putusannya masing-
    42. masing.” (Az Zumar: 68)
    43. “Kami biarkan mereka di hari itu bercampur aduk antara
    44. satu dengan yang lain, kemudian ditiup lagi sangkakala,
    45. lalu Kami kumpulkan mereka itu semuanya.” (Al Kahfi:
    46. 99)
    47. “Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka
    48. terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi,
    49. kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka
    50. datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. (An
    51. Naml: 87)
    52. “Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar
    53. dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan
    54. mereka.” (Yasin: 51)
    55. Banyak ulama tafsir mengatakan bahwa tiupan terompet
    56. sangkakala di ayat-ayat tadi selalu diartikan sebagai
    57. peristiwa di hari kiamat. Dr Wahbah az-Zuhaily dalam
    58. Tafsir Al Wasith menguraikan bahwa tiupan terompet di
    59. hari kiamat itu tiga kali. Pertama, tiupan yang
    60. menggentarkan, lalu kedua yang mematikan seketika
    61. seluruh makhluk. Tiupan ketiga tanda mulainya hari
    62. kiamat, di mana semua dibangkitkan dan dikumpulkan.
    63. Kalau kita cermati, Al Quran menyebutkan bahwa tiupan
    64. itu selalu “di dalam” terompet, “Wanufikha fi-shshuuri”.
    65. Mengapa terompet? Mengapa di dalam (Fi)?
    66. Tim WMAP mengamati pola titik-titik panas dan dingin
    67. radiasi microwave kosmik, yang bisa menggambarkan
    68. bentuk alam semesta 380.000 tahun setelah Big Bang.
    69. Proyek WMAP dari NASA membuat peta titik-titik tadi
    70. secara mendetail, hasilnya ialah pola itu cenderung
    71. memudar, yakni tidak ada titik panas dan dingin yang
    72. tampak melebihi jarak rentang 60 derajat. Ini
    73. menyimpulkan bahwa ketika mengembang, alam semesta
    74. terulur panjang. Sempit di awal dan kemudian makin lebar
    75. seperti corong. Mirip bentuk terompet abad pertengahan.
    76. Hal ini tentu mematahkan prediksi selama ini yang
    77. menyatakan bahwa bentuk alam semesta seperti bola
    78. (bulat) yang mengembang ke segala arah.
    79. Tim WMAP yakin bahwa alam semesta bukanlah
    80. berbentuk bola, tetapi berbentuk terompet. Alam semesta
    81. bukan meluas tak terbatas, tetapi dibatasi oleh ujung
    82. terompet. Jadi, alam semesta ada awal dan akhirnya.
    83. Hanya Allah yang tidak berawal dan berakhir, “Huwal
    84. awwalu wal akhiru”.
    85. “Sesungguhnya telah datang kepada kalian cahaya dari
    86. Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan Kitab itulah
    87. Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-
    88. Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan Kitab itu pula)
    89. Allah mengeluarkan orang-orang itu dari keadaan gelap
    90. gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan
    91. seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang
    92. lurus.” (Al Maidah: 15-16)
    93. “Itulah Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya,
    94. sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al
    95. Baqarah: 2)
    96. “Sesungguhnya Al Quran itu adalah kitab yang mulia.
    97. Yang tidak datang kepadanya kebatilan baik dari depan
    98. maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Rabb yang
    99. Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.” (Fusshilat: 41-42)
    100. Maha Benar Allah atas segala Firman-Nya
    101. Editor: Farid Zakaria
    102. Credit Info & Picture © NASA / WMAP Science Team
    103. ( http://map.gsfc.nasa.gov/media/060915/index.html )
    104. Sumber

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Alhamdulilah Jaza Kumullohu Khoiro , Atas Komentarnya Semoga Alloh Paring aman, selamat, lancar, berhasil, barokah...!